Statistik

Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan

Ketika dan Maka

Written By Footnote on 14/01/12 | 13.18

Ketika Duryudana tidak meminta restu ibunya, Dewi Gandari, sebelum berperang melawan Pandawa, maka muncul ajaran filsafat "Kutukan ibu lebih hebat dari restunya".


Ketika Duryudana memerintah Hastinapura dengan lalim dan tamak, "Jika orang bersandar pada kejahatan, maka pintu kehancuran sudah terbuka". "Ketamakandan kelicikan dapat menghancurkan bangunan istana kebaikan".
13.18 | 0 komentar | Read More

Apa Istimewanya Sebuah Kematian?

apa yang membuat kematian itu berharga?"
apa istimewanya sebuah kematian?
bukankah itu adalah fitrah bagi semua yang bernama hidup?!

ada orang yang merasa kehilangan seseorang ketika seseorang itu telah mati
ada pula yang bilang menyadari mencintai seseorang ketika seseorang itu mati
semahal itukah cinta? harus dibuktikan dengan kematian?"
sepengetahuanku cinta itu sumber kehidupan, bukan sebab-akibat dari kematian

13.17 | 0 komentar | Read More

Keikhlasan Idul Adha

Idul adha ini, aku menerima sepotong sms dari seorang teman…Selamat hari raya Idul Adha 1428H, semoga keikhlasan (berkurban) menjadi bagian dari keseharian kita…
Aku tertegun. Wow, bagus betul?? Sejauh ini berkurban sudah seperti jadi rutinitas tahunan yang wajib dilakukan, tanpa perlu dipertanyakan keikhlasannya. Aku malah nyaris lupa bahwa dibutuhkan sepotong keikhlasan dalam berkurban. Well, memang kehidupan duniawiku kini, seakan menengelamkanku dalam kesibukan duniaku sendiri.
13.15 | 0 komentar | Read More

Kejujuranku

aku tak pernah menenggak alkohol, mulai dari topi miring sampai red label,
aku tak pernah menghisap lintingan ganja atau mariyuana,
aku tak pernah menghisap sabu-sabu atau blukutuk
aku tak pernah ngobat, mulai koplo, inex atau ekastasi
13.12 | 0 komentar | Read More

Sederhana Saja

disaat mereka mengagumi kecantikan yang bening
dengan segala kemilau penebar aroma nafsu dengan segala sukacita,
aku hanya mengagumi kesederhaannya dengan segala tulus,
aku mengagumi tempias cahaya mentari yang tersaring di diagfragma kelopak matanya.
aku mengagumi caranya bercerita tentang segala penat, segala suka, segala cita...segala-gala,
aku mengagumi...nya
12.59 | 0 komentar | Read More

Negeri Kuantum

Written By Footnote on 13/01/12 | 20.38

Banyak pemikiran, renungan, dan keluh kesah yang tertuliskan di Blog ini. Ada kenyataan, fiksi, maupun peleburan antara keduanya. Sebut saja ini rumit, toh hidup kita pun juga begitu sejak dahulu. Anggap saja ketersesatan sebagai bagian dari hidup kita. Biarkan saja kehadirannya menjadikan perjalanan kita sedikit lebih lama dengan gerakan memutar, berjalan di tempat, atau bahkan berhenti karena menemui jalan buntu.
20.38 | 0 komentar | Read More

Desember 2007, Di Akhir Tahun

Aku masih berkutat dengan pekerjan yang kata Radiohead "a job that slowly kills you". Disepanjang waktu itu, impian berkumpul dengan teman2, kawan2. sahabat2, saudara2 disini (kontrakan) mulai terkikis oleh beragam kesulitan. Semua jalan yang semula terlihat terang, kembali redup, bahkan akhirnya menjauh.

Dan terkadang pekerjaan memang membuat cahaya "HUMANISME" kita memudar.
20.34 | 0 komentar | Read More

Perjalanan dan Luka

Di ujung subuh, begitu bening, begitu hening aku tahu, tak ada perhubungan yang abadi, tanpa dikekalkan duka, juga perasaan salah. belajar dari tristan, aku mulai coba memahami, kekekalan hubungan bukanlah pada penyatuan diri dalam sebuah ikatan, tapi keterhubungan dalam ingatan. 

20.25 | 0 komentar | Read More

Cinta Itu Pelanggaran HAM?

Cinta Itu Pelanggaran HAM?
Sepotong Mahfudhat masih terngiang di telingaku, katanya 'Zur gibban tazdad hubban', jarang bertemu menambah kerinduan. Dahulu aku hanya menganggap ini cuma berlaku buat mereka yang sedang jatuh cinta, orang yang dimabuk asmara. Perasaan rindu pasti ada namun itu bagi mrk yg hatinya tertusuk panah dewa cinta.
20.14 | 0 komentar | Read More